Formwork ( Begesting)

Formwork (bekisting)  adalah Sebuah cetakan atau tempat dimana beton basah dapat dituangkan dan dipadatkan sehingga akan mengalir  ke profil dalam kotak atau cetakan , dipasang dengan sangat cepat dimuat untuk beberapa jam selama penempatan beton dan setelah  beberapa hari dapat dibongkar untuk penggunaan berikutnya.

Menurut Heinz Frick, Moediartianto, 1977, Ilmu Konstruksi Kayu :

Bekisting  adalah menurut fungsinya dapat dibedakan antara bekisting untuk beton dan beton bertulang yang menampung dan membentuk beton ditempatnya, dan perancah yang menumpu bekisting dengan beton basah sampai beton kering dan kuat.

Syarat Formwork :

  • Dapat menahan beton pada tempatnya hingga selesai masa perawatan atau mencapai kekuatan yang memadai.
    •  Ekonomi

Memberikan bentuk dan tekstur permukaan yang diinginkan.

Bahan Formwork

  • Kayu
  • Plywood
  • Alumunium
  • Baja
  • Plastik

Kayu dan Plywood

Tradisional (bekisting kayu). Bekisting ini dibangun di lokasi dengan menggunakan kayu dan plywood. Sangat mudah untuk dibuat, tetapi memakan waktu untuk struktur yang lebih besar, dan kayu lapis memiliki masa pakai yang relatif singkat. Sistem ini masih  sering digunakan di mana biaya tenaga kerja lebih rendah daripada biaya untuk pengadaan bekisting fabrikasi.

Keuntungan begisting kayu

  • Penanganan mudah karena ringan
  • Mudah dibongkar
  • Bagian yang rusak bisa diganti dengan yang baru Sangat fleksibel

Kerugian begesting kayu

  • Tidak bisa digunakan untuk waktu yang lama. Penggunaan kembali terbatas, Hanya dapat digunakan kembali 5 atau 6 kali
  • Jika kayu dalam kondisi kering, maka akan menyerap kelembaban dari beton segar yang dapat melemahkan bagian beton yang dihasilkan.
  • Kayu dengan kadar air yang tinggi (lebih dari 20% kadar air), beton segar menyusut sehingga mengarah pada terbukanya sambungan dan mengakibatkan kebocoran.

Baja

Sistem Bekisting Fabrikasi . Bekisting ini dibangun secara prefabrikasi dengan bingkai logam (biasanya baja atau aluminium) dan menutup bagian yang akan diaplikasikan (beton) dengan material yang memiliki bentuk permukaan diinginkan. Dua kelebihan utama dari sistem bekisting, dibandingkan dengan bekisting kayu tradisional, adalah kecepatan konstruksi (sistem pemasangan modular pin, klip, atau sekrup dengan cepat) dan dapat digunakan kembali bahkan hingga ribuan kali namun tergantung dari perawatan dan pemakaiannya.

Keuntungan penggunaan Begisting Baja

  • Sangat kuat dan mampu membawa beban berat
  • Mudah untuk diperbaiki
  • Seragam ukuran dan permukaan
  • Dapat digunakan untuk waktu yang sangat lama

Kerugian penggunaan Begesting Baja

  • Terbatas ukuran atau bentuk
  • Akan menghasilkan Permukaan sangat halus yang akan memberikan masalah untuk proses finishing.

Alumunium

Keuntungan penggunaan Begisting Alumunium

  • Ringan
  • Ekonomis, menghemat hingga 20 – 30 %  biaya tenaga kerja dibandingkan kayu.
  • Dapat digunakan berulang kali dan menghasilkan sampah yang lebih sedikit dari Kayu.

Kerugian penggunaan Begesting Alumunium

  • Harganya mahal

Pertimbangan dalam memilih formwork

  • Ketersediaan Peralatan
  • Pertimbangan penggunaan kembali Formwork
  • Hasil finishing permukaan yang diinginkan
  • Jumlah dan Keahlian SDM yang digunakan
  • Banyaknya beton yang dikerjakan
  • Lama waktu perkerjaan.
  • Jenis pekerjaan
  • Kondisi di lapangan
  • Ekonomis

Menurut heinz Frick

  • Cukup kuat, sesedikit mungkin penggunaan kayu dan peralatan baja, sesedikit mungkin potongan dan sisa pembungan, dapat dipasang dengan mudah dan cepat, serta mudah dibongkar tanpa menimbulan sentakan.

Penyebab Kegagalan Formwork

  • Pelepasan dan pembongkaran yang tidak benar
  • Perkuatan yang tidak memadai

Penguat melitang dan horizontal pada penopang adalah salah satu faktor yang sering terkait dengan kegagalan bekisting

  • Getaran

Begisting kadang runtuh dikarenakan penopang bergeser / berpindah akibat getaran yang disebabkan

1. arus lalu lintas kendaraan

2. pergerakan pekerja dan alat pada begisting

3. pengaruh dari proses pemadatan beton

  • Tanah yang tidak stabil pada penahan begisting
  • Kurangnya kontrol pada saat penuangan beton

Kurangnya kontrol pada detil pemasangan begisting

Akibat Kegagalan Formwork

  • Kegagalan  begisting adalah penyebab banyak kecelakaan dan kegagalan yang biasanya terjadi yaitu pada saat beton segar sedang ditempatkan.
  • Umumnya beberapa kejadian tak terduga yang menyebabkan satu bagian gagal, maka bagian lain menjadi kelebihan beban dan seluruh struktur bekisting runtuh.
  • Bekisting yang runtuh menyebabkan cedera, hilangnya nyawa, kerusakan harta benda, dan penundaan konstruksi

  • Begisting yang tidak sempurna akan mengakibatkan tebal selimut beton tidak sama pada masing-masing  sisinya, hal ini terlihat pada tulangan beton yang terlihat tidak terselimuti oleh beton.

TIPE FORMWORK

  • Wall Formwork
  • Slab Formwork
  • Column Formwork
  • Tunnel Formwork
  • Climbing Formwork
  • Shoring Formwork

WALL FORMWORK

Big Panel Formwork

  • Single Sided Wall

  • Radiused Wall

Sumber :

Awad S. Hanna, 1999, Concrete Formwork Systems

Heinz Frick, Moediartianto, 1977, Ilmu Konstruksi Kayu

http://en.wikipedia.org/wiki/Formwork

http://www.transkonunispan.com

http://www.youtube.com

http://www.builderbill-diy-help.com

2 thoughts on “Formwork ( Begesting)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s