BATUAN DAN MINERAL

19092011(001)

Ketika mendengar kata batuan, apakah yang terbayang di dalam pikiran anda?

Bisa saja, anda membayangkan sebuah batu besar yang dapat didaki, atau batu kecil yang bisa anda lemparkan ke danau untuk membuat riak-riak air. Tetapi, pernahkan anda memikirkan seluruh bumi ini, ketika mendengar kata “batuan”? Jika anda berfikir seperti itu, tepat sekali, karena sebagian besar bumi kita terbuat dari batuan.

Batuan terdapat di bawah tanah, di permukaan tanah bahkan di dasar laut. Batuan terus bergerak menuju ke pusat bumi. Bayangkan, jika anda sanggup menggali tanah sedalam 6400 km, untuk mencapai pusat bumi. Tentu galian lubang anda harus melewati 3 (tiga) jenis lapisan batuan.

Apa saja ketiga lapisan batuan itu?

Lapisan pertama,  biasa disebut kerak bumi. Tebal kerak bumi kurang lebih mencapai 32 km dibawah permukaan tanah. Sedangkan kerak bumi di dasar laut lebih tipis dan tebalnya berkisar 8 km

Lapisan kedua, disebut batuan selubung atau mantel. tebal lapisan batuan itu kurang lebih 2900 km. Para ilmuwan berpendapat, batuan itu terdiri dari batuan padat.

Lapisan ketiga, adalah inti bumi. Di pusat inti bumi terdapat bahan yang paling berat dan keras. Tetapi di luarnya sangat panas. Karena sanagt luar biasa panasnya sehingga bahan padat itu berupa cairan. Cairan panas itu disebut dengan magma.

Mungkin anda belum memikirkan magma yang panas dan kental tersebut ketika anda sedang berpikir tentang batuan.

Berburu batuan

Barangkali anda dapat memiliki koleksi berbagai jenis batuan. Untuk mengumpulkan berbagai jenis batuan, cara terbaik untuk memulainya adalah dengan berjalan-jalan menikmati alam. Cobalah dengan berjalan menyusuri tepian pantai atau aliran sungai. Jangan lupa membawa tas untuk tempat membawa contoh batuan yang menarik perhatian anda. Kumpulkanlah sebanyak mungkin berbagai jenis batuan yang anda temukan. carilah batuan yang mempunyai bermacam-macam warna, misalnya batuan yang tampak mengkilap atau kurang mengkilap. batuan halus dan batuan kasar. Cari juga jenis batuan yang keras dan batuan yang lunak.

Sesudah ransel anda penuh dengan contoh batuan yang berbeda, berarti anda sudah dapat menggolongkan jenis batuan itu menurut kelompoknya. Mula-mula tebarkan semua batuan itu di meja. Barangkali anda akan tertegun melihat perbedaan batuan antara satu dengan yang lainnya. Perbedaan itu disebabkan adanya kandungan mineral dalam batuan itu.

Apakah Mineral Itu?

Mineral terdapat di alam dan bukan berupa tumbuhan atau hewan. Batuan pada umumnya mengandung 2 (dua) mineral atau lebih. Untuk membedakan mineral, anda harus memperhatikan 4 (empat) hal berikut:

1) Warna

Beberapa jenis mineral berwarna cerah, sedangkan mineral lainnya berwarna gelap. Mungkin mineral itu berwarna putih, kuning, merah muda, merah, biru, hijau, abu-abu atau hitam. Tetapi warna bukan merupakan satu-satunya cara untuk mengenali mineral. Hal itu disebabkan jenis mineral mengandung bahan kimia tambahan yang membuat mineral itu memiliki bermacam-macam warna yang sulit diduga.

2) Kilau

Beberapa jenis mineral berkilau cerah, seperti logam. Mineral yang lain tampak redup seperti kaca. Ada juga yang tampak gemerlap seperti mutiara dalam tiram.

3) Perhatikan pecahannya

Perhatikan jika mineral itu dipisahkan. Beberapa mineral berbentuk serpihan-serpihan tipis serta pipih. sementara itu ada juga jenis mineral yang berbentu kubus-kubus kecil. Selebihnya terpotong-potong dengan bentuk yang berbeda.

4) Tingkat keras lunaknya

Beberapa jenis mineral ada yang lunak, sehingga anda dapat mencukilnya dengan kuku. Mineral lainnnya baru dapat terkelupas setelah anda mencukilnya dengan uang logam. Ada juga jenis mineral yang hanya dapat dicukil dengan pisau lipat dari baja bahkan gergaji dengan dilapisi mineral lain (intan).

Cara mengenali mineral-mineral dalam batuan

Jika anda sudah mengetahui bagaimana cara membedakan mineral, cobalah membedakan jenis mineral yang terdapat dalam batuan yang sudah terkumpul tersebut.

Mineral yang paling mudah anda kenal adalah mika. Warnanya abu-abu keperakan dan gemerlap. Apabila anda mendapat serpihan mika yang besar, cukillah dengan pisau lipat secara hati-hati. Mika itu akan terkelupas menjadi serpihan tipis yang tembus cahaya. Mika tidak terlalu keras sehingga mudah dikerok dengan kuku

Mineral yang paling keras adalah kwarsa. Jenis mineral itu merupakan mineral yang mudah  kita temukan di dunia ini. Oleh karena itu anda pun dapat menemukannya di antara  batuan hasil perburuan anda. Perhatikan batuan yang berwarna gading, keputih-putihan atau berwarna merah muda. Jika batuan itu mengkilap seperti kaca, besar kemungkinan batuan anda mengandung kwarsa. Keroklah dengan kuku, jika dengan kuku tidak meninggalkan bekas, cobalah anda kerok sekali lagi dengan uang logam. kemudian kerok juga dengan pisau baja. Jika goresan pisau tersebut tidak berbekas berarti batuan itu mengandung mineral yang disebut kwarsa.

Selain mika dan kwarsa, kita bisa pula mendapati mineral yang bernama felspar atau feldspar. Dalam bahasa Belanda biasa disebut veldspat. Felspar berwarna cerah. Umumnya berwarna gading keputih-putihan, abu-abu cerah atau merah muda. Feldspar tidak berkaca-kaca seperti mika atau kwarsa tetapi gemerlap seperti mutiara. Mineral jenis ini sangat keras dan tidak mudah dikerok sekalipun menggunakan pisau baja. Walaupun demikian, jenis mineral ini cukup lunak jika anda pecahkan dengan martil. Ada cara yang paling meyakinkan untuk mengenali feldspar. Bungkuslah batuan tersebut yang diduga feldspar dengan kain lalu pecahkan dengan menggunakan martil. Permukaan pecahan feldspar tampak bertingkat menyerupai tangga.

Mineral lainnya dikenal dengan nama kalsit. Kalsit merupakan mineral lunak. Kamu dapat lebih mudah mengeroknya dengan pisau. akan tetapi, cara seperti itu bukan merupakan cara terbaik untuk mengetahui kandungan kalsit pada batuan. begitu pula untuk mengenali warnanya. Cara yang paling mudah untuk mengenali kalsit yaitu teteskan beberapa tetes asam cuka di atasnya. Kemudian tunngu apa yang akan terjadi? Asam cuka adalah asam lunak. Cairan itu melarutkan kalsit, dan menimbulkan uap. Anda akan melihat gelembung-gelembung kecil, hal tersebut menunjukkan batuan mengandung mineral kalsit

Mengenali Batuan

Anda pernah memperhatikan lantai di rumah anda, di gedung perkantoran atau mungkin di hotel? Beberapa dari lantai tersebut menggunakan penutup lantai dari batu granit. Granit merupakan batuan yang telah dibentuk  dan difinishing sedemikian rupa menjadi penutup lantai. Granit berwarna abu-abu atau merah muda, dan ditandai dengan bercak berwarna hitam atau putih seperti  lada dan garam. Feldspar merupakan mineral yang memberikangranit berwarna abu-abu atau merah muda. Di dalam granit terdapat banyak sekali kandungan mineral feldspar. Mineral lain yang terdapat di dalam granit adalah mika dan kwarsa. Jika anda memperhatikan seksama, anda dapat melihat sejumlah kecil mika yang mengkilap dan pecahan kecil kwarsa yang berwarna cerah. Biasanya, butir-butir mineral dalam granit itu sangat kecil dan berukuran hampir sama besar.

Kita pun mengenal batuan yang disebut batuan gamping. batuan gamping biasanya berwarna abu-abu atau putih. Batuan ini hampir seluruhnya terdiri dari kalsit dan dapat dilarutkan oleh asam lunak seperti cuka. Pada waktu air hujan bercampur dengan gas di udara, terbentuklah asam lunak. Asam lunak menghanyutkan kalsit lunak yang terkandung dalam batuan gamping. Itulah sebabnya, mengapa banyak sekali batuan gamping yang mengisi gua-gua di bawah tanah. Beberapa gua bawah tanah berisi suatu struktur batuan gamping yang menggelantung di atas langit-langit gua maupun menjulang di permukaan gua. Berbagai bentuk bantuan gamping tersebutlah yang dinamakan stalaknit dan stalakmit. Stalaknit dan stalakmit berbentuk kerucut panjang. Bentuk batuan yang mengundang kekaguman, itu terjadi dari kalsit yang larut dalam air. pada waktu airnya mengering, kalsit itu meninggalkan susunan kerucut yang berbentuk tak beraturan namun unik

Stalakmit

Gambar. Stalagmit

Stalagnit

Gambar. Stalaknit

Bagaimana Batuan itu terbentuk?

Batuan Granit, batuan pasir, batuan marmerdan masih banyak lagi  jenis batuan lain di muka bumi ini. Darimanakah batuan itu berasal? Bagaimanakah batuan berbeda itu terjadi? Para ilmuwan membagi batuan menjadi 3 (tiga) kelompok besar. Pengelompokan itu bergantung dari cara batuan itu terbentuk. Bebrapa kelompok disebut Batuan Beku (Igneous), Batuan metamorf (Metamorphic) dan Batuan Sedimen (Sedimentary)

Apakah Batuan Beku?

Batuan beku memang mempunyai awal yang erat kaitannya dengan gunung api. Jika kebetulan anda mengamati gunung meletus, anda akan mengetahui bagaimana batuan beku terbentuk. Lava yang mengalir dari kawah kepundan adalah magma panas atau batuan kental. batuan kental yang semula berupa menyerupai bubur itu lalu didorong keluar dari pusat bumi. Ketika mencapai permukaan bumi, dengan cepat membeku dan berubah menjadi batuan beku. Basalt dan absidian merupakan dua jenis batuan yang terbentuk dengan cara tersebut. Batuan beku kadang-kadang terbentuk di bawah permukaan tanah. Pada saat magma panas tidak dapat mencapai permukaan tanah, pelahan-lahan mendingin, sesudah cukup dingin bubur batu itu pun berubah menjadi batuan beku. Granit merupakan jenis batuan beku yang terbentuk dengan cara itu.

Apakah batuan metamorf ?

Batuan metamorf terbentuk dengan cara yang berbeda dengan batuan beku. Metamorf memiliki arti perubahan. Tekanan, panas atau larutan kimia kuat, dpat merubah batuan lain menjadi batuan metamorf. tanpa memiliki keahlian khusus kamu akan sukar mengenali batuan metamorf. Batuan itu mula-mula berbentu batuan sedimen. Batu tulis dan marmer merupakan 2 (dua) jenis batuan yang termasuk dalam jenis batuan metamorf.

Apakah batuan sedimen?

Asal batuan sedimen sanagt berbeda dengan batuan beku dan batuan metamorf. Batuan itu terbentuk dari sedimen atau bahan-bahan yang tertimbun selam jutaan tahun. Kotoran, pasir, sebagian kecil batuan, dan benda-benda lainnya dihanyutkan ke sebuah lembah atau sungai. Di sana timbunan benda-benda itu ditumpuk menjadi berlapis-lapis. Dalam tempo lama lapisan sedimen itu berubah wujudnya menjadi batuan sedimen. Batuan gamping merupakan salah satu contoh batuan sedimen yang lain. Batu gamping terbentu dari kulit atau bagian tubuh hewan laut yang tidak terhitung jumlahnya. Setelah hewan-hewan laut itu mati, kulitnya atau bagian tubuhnya tertimbun sampai berlapis-lapis. sesudah jutaan tahun lamanya lapisan kulit hewan itu berupah menjadi batuan. Tekanan dari perut bumi membuat dasar laut menyembul ke permukaan air, akhirnya terbentuk gunung-gunung. Itulah sebabnya gunung-gunung kapur sekarang dapat kita jumpai di daerah yang jauh dari pantai lebih tinggi dari permukaan laut. Perhatikanlah sepotong batuan gamping, barangkali di sana anda lihat bayangan ikatan yang berbeda pada batuan itu. Hal itu disebabkan adanya lapisan ikatan sedimen yang berbeda ketika lapisan satu dengan lainnya tertimbun.

When we heard the word rock, is what comes to mind in your mind?

It could be, you imagine a large rock to climb, or a small rock that you can throw into the lake to create ripples. But, have you thought of all the earth, when they hear the word “rock”? If you think like that, just once, since most of our planet is made of rock.

The rocks are underground, at ground level and even at the bottom of the sea. The rocks continue to move toward the center of the earth. Imagine, if you can dig as deep as 6400 km, to reach the center of the earth. Of course you have to pass through a hole dug three (3) types of rock layers.

What are the three layers of rocks?

The first layer, called the crust. Thick crust reaches approximately 32 km below the ground surface. While the crust is thinner seabed and the thickness ranges from 8 km

The second layer, called a sheath or mantle rocks. thick layer of rock is approximately 2900 miles. The scientists suggest that the rocks consist of solid rock.

The third layer, the core of the earth. At the center of the earth’s core ingredients are the most serious and violent. But it is very hot outside. Because the heat is so incredible solid material in the form of liquid. Hot liquid called magma.

Maybe you have not thought of a hot magma and thick when you’re thinking about rocks.

Hunting rocks

Perhaps you can have a collection of different types of rock. To collect various types of rock, the best way to start is by walking around enjoying nature. Try to walk along the shore or river flow. Do not forget to bring a bag to place a sample of rock that interest you. Collect as many different kinds of rocks that you find. look for rocks that have a variety of colors, such as rock that looks shiny or less shiny. smooth rocks and rough rock. Search also kind of hard rock and soft rock.

After your backpack filled with examples of different rock, then you are able to classify rock types, according to the group. At first all the rocks scatter on the table. Perhaps you will be amazed at the difference between one rock to another. The difference is due to the mineral content in the rocks.

What Mineral Is?

Minerals present in nature and is not a plant or animal. Rocks generally contain two (2) or more minerals. To distinguish minerals, you should pay attention to four (4) of the following:

1) Color

Some types of light-colored minerals, while the dark-colored minerals. Maybe mineral is white, yellow, pink, red, blue, green, gray or black. But color is not the only way to identify minerals. That is because the type of mineral contains chemical additives that make the minerals that have an assortment of colors unpredictable.

2) The topper

Several types of mineral sparkling bright, like metal. Another mineral that looks dim as glass. There are also sparkled like pearls in oysters.

3) Note the mess

Note if the minerals were separated. Some minerals form thin flakes and flat. while there is also a kind of mineral-shaped small cubes. The rest was cut into pieces with different shapes.

4) The hard soft

Several types of minerals there are soft, so you can mencukilnya with nails. Mineral other woods can be peeled off after your new mencukilnya coin. There is also a type of mineral that can only be digging with steel folding knife with a chainsaw and even other mineral coated (diamond).

How to identify minerals in rocks

If you already know how to distinguish minerals, try to distinguish the types of minerals present in the rocks that have been collected.

Minerals of the easiest you know is mica. The color is silvery gray and sparkling. If you get a large mica flakes, dig with knife carefully. Mika will be chipped into thin flakes are opaque. Mika is not too loud so easily scraped off with a fingernail

The hardest mineral is quartz. Type of mineral is a mineral that easy to find in this world. Therefore you can find it in between rocks your hunting results. Note the ivory-colored rocks, whitish or pink. If the rocks were shiny as glass, most likely your rock containing quartz. remove shells of rocks with nails, if the nail does not leave marks, you try to scrape again with a coin. then scrape well with a steel blade. If the blade is not a trace of scratches significant rock contains a mineral called quartz.

In addition to mica and quartz, we can also find a mineral called feldspar or feldspar. In the Dutch language called veldspat. Brightly colored feldspar. Generally, ivory-white, light gray or pink. Feldspar not glazed like mica or quartz but sparkling like pearls. Mineral type is very hard and not easily scraped though using steel blade. However, the type of mineral is soft enough when you break it with a hammer. There is the surest way to recognize feldspar. Wrap the alleged feldspar rock with a cloth and then solved by using a hammer. Surface feldspar fragments looked like terraced steps.

Other minerals known as calcite. Calcite is a soft mineral. You can remove shell of rocks more easily with a knife. however, in that way is not the best way to know the content of calcite in the rocks. as well as to identify the color. The easiest way to identify calcite is Squirt a few drops of vinegar on it. See, then what will happen? Vinegar is acidic soft. The liquid that dissolves calcite, and cause steam. You will see small bubbles, it shows the rock containing the mineral calcite

Identifying Rocks

Have you ever noticed the floor in your home, office building or perhaps in hotel? Some of the floors are used flooring granite. Granite is a rock that has been shaped and finished in such a way as to cover the floor. Granite gray or pink, and marked with black spots or white pepper and salt. Feldspar is a mineral that memberikangranit gray or pink. Inside there are many granite feldspar mineral content. Other minerals present in the granite are mica and quartz. If you look carefully, you can see a small amount of shiny mica and a small fraction of light-colored quartz. Typically, mineral grains in granite is very small and similarly sized large.

We also know the rock called limestone. limestone is usually gray or white. The rock is composed almost entirely of calcite and can be dissolved by acids such as vinegar soft. At the time of rain water mixes with the gas in the air, forming soft acid. Acid washed soft calcite contained in the soft limestone. That’s why a lot of the filling limestone caverns underground. Some underground cavern containing a limestone structure that hung over the cave ceiling and towering over the surface of the cave. Various forms of assistance are of the so-called stalaknit limestone and stalagmite. Stalaknit and long cone-shaped stalagmite. Rock shapes that invite admiration, it happens from calcite that dissolves in water. when the water dries, it leaves calcite cone-shaped arrangement irregular but unique.

How rocks are formed?
Granite rock, sandstone, marble rock and many other types of rocks on earth. Where did the rocks come from? How different rocks that happen? The scientists divide rocks into three (3) large group. Grouping it depends on how the rocks were formed. Others group called Igneous rocks, metamorphic rocks and Sedimentary rocks
What Is igneous rocks?Igneous rock is beginning to have a close relation to the volcano. If you happen to observe the volcano, you will know how igneous rocks are formed. Lava flows from the crater of hot magma or lava is viscous rock. rocks resemble thick porridge original form was then pushed out of the center of the earth. When it reaches the earth’s surface, it quickly freezes and turns into igneous rock. Basalt and absidian are two types of rocks are formed this way. Igneous rocks are sometimes formed beneath the surface of the ground. At the time of hot magma can not reach the ground, slowly cooled, after quite cold porridge rock turned into igneous rock. Granite is an igneous rock types formed in that way.What are metamorphic rocks?

Metamorphic rocks are formed in a different way with igneous rocks. Metamorphic meaningful change. Pressure, heat or strong chemical solution, dpat other rocks change into metamorphic rocks. without having any special skills you will be unable to recognize metamorphic rocks. The rocks were originally-shaped sedimentary rocks. Slate and marble are 2 (two) types of rock, including the type of metamorphic rocks.

What is sedimentary rock?

Origin of sedimentary rocks is very different from igneous and metamorphic rocks. The rocks were formed from sediments or materials that buried submarine millions of years. Dirt, sand, some small rocks and other objects washed away into a valley or a river. There were heaps of objects stacked in layers. Within the old layers of sediment were transformed himself into sedimentary rocks. Limestone is a sedimentary rock sample to another. Limestone formed from the skin or body parts of marine animals are innumerable. Once the marine animals that die, skin or body parts piled up in layers. after millions of years of animal skin layer was paid to rock. Pressure from the bowels of the earth to make the sea floor to the surface of the water swell, eventually formed the mountains. That is why the limestone mountains now can be encountered in areas away from the coast is higher than sea level. Consider a piece of limestone, perhaps there you can see the shadow of the different bonding on the rocks. It was caused by bonding layers of different sediment layers from one another when buried.

Sumber/ source : Rocks and Minerals, Elizabeth Morous, 1992

4 thoughts on “BATUAN DAN MINERAL

    • Terima kasih, Mbak Ferdiyanti… Hmmm, masa lalu menjadikan pemicu semangat untuk lebih baik dan menjadi insan yang bermanfaat di masa mendatang.. Makasih atas supportnya selama ini, Mbak.. Anda termasuk salah satu teman yang baik & fair terhadap saya, tanpa sedikitpun memandang rendah latar belakang saya sebagai honorer, bahkan terus mensupport untuk terus maju.. Semoga kesuksesan selalu mengiringi langkah kita.. Aaamiiin..

  1. Tambahan aja mbak: yang menggantung dalam gua itu namanya stalaktit, bukan stalaknit, yang terbentuk karena pengendapan kembali (redeposisi) larutan calsium karbonat akibat pelarutan batugamping di atas permukaan. Moga tercerahkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s