KEUTAMAAN SURAH AL MULK DI DALAM AL QUR’AN

Barangkali tidak banyak di antara kita yang tahu bahwa surah Al Mulk adalah tameng yang akan menyelamatkan pembacanya dari siksa kubur. Al Qur’an datang dari Allah SWT melalui Nabi Muhammad SAW untuk kita semua agar bisa mengamalkannya dan memperoleh pahala tanpa perantara dan penghubung. Al Mulk adalah salah satu Surah dalam Al Qur’an yang mempunyai keutamaan untuk kita umat muslim.

Keutamaan Surah Al Mulk:

1. Dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda ” Sungguh aku menginginkan surah ini dihafal oleh semua umat ku.” Yaitu Surah Al Mulk ( HR Abd bin Humaidi dan Ath Thabari)

2. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya ada satu surah dalam Al Qur’an yang jumlah ayatnya tiga puluh ayat, yang akan memberikan  syafaat kepada pembacanya, hingga dia diampuni. Surahitu adalah Al Mulk” (HR Ahmad dan an nasa’i).

3. Dari Ibnu Abbas yang menceritakan : salah seorang sahabat Nabi SAW, mendirikan tenda di atas kuburan. Dia tidak menyangka bahwa tempat itu adalah kuburan. Kemudian ada orang yang membaca surah Al Mulk hingga usai di tempat itu. Lantas sahabat itu menemui Nabi SAW dan berkata “Ya Rasulullah, aku mendirikan tenda di atas kuburan. Aku tidak mengira kalau tempat itu kuburan. Ternyata di tempat itu ada orang yang membaca surah Al Mulk hingga usai.” Rasulullah SAW bersabda, “Surah itu adalah tameng yang bisa menyelamatkannya dari siksa kubur.” (HR Taridzi dan Ath Thabrani)

4. Dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda, ” Ada satu surah Al Qur’an yang hanya 30 ayat yang akan membela pembacanya hingga memasukkannya ke surga. Surah itu adalah Tabarak (Al Mulk) ( HR Ath Thabrani dan Ad Dhiya dalam Al Mukhtarah)

5. Dari Jabir bin Abdullah yang mengatakan, “Rasulullah SAW tidak akan tidur hingga beliau membaca surah As Sajdah dan Al Mulk.” (HR Ad Darimi, Ahmad dan At Tirmidzi)

6. Dari Ibnu Abbas yang menuturkan: Saat kami berada bersama Rasulullah SAW tiba-tiba Ali bin Abi Thalid mendatangi beliau lantas berkata, “Demi ayah dan ibuku, Al Qur’an ini telah lepas dari hatiku sehingga diriku tidak mampu mengingatnya. Rasulullah SAW bersabda, “Wahai Aba Hasan, maukah kamu aku ajari beberapa kalimat, yang dengan kalimat itu Allah SWT akan memberi manfaat terhadap orang yang kamu ajari dan apa yang telah kamu pelajari masih tetap kamu hafal!” Ali bin Abi Thalib menjawab, ” Iya, wahai Rasulullah SAW, ajarilah saya.” Rasulullah SAW bersabda, “Ketika malam jum’at tiba, maka jika kamu mampu beribadah di sepertiga terakhir malam iti, sesungguhnya malam itu adalah waktu yang nyata dan doa di dalamnya pasti dikabulkan. Saudaraku Yakub telah berkata kepada anaknya, “Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Tuhanku (QS Yusuf  [12]:98), Yakub mengatakan itu hingga malam jum’at.

Jika kamu tidak mampu (melaksanakan salat di akhir malam), lakukanlah di tengah malam. JIka tidak mampu juga, maka kerjakanlah di awal malam dan salatlah empat rakaat. Pada rakaat pertama bacalah Al Fatihah dan Surah Yasin, Rakaat yang kedua  Al Fatihah dan Ad Dukhan, Rakaat yang ketiga Al Fatihah dan As Sajdah sedangkan rakaat yang terakhir bacalah AlFatihah dan Al Mulk.
Setelah selesai tasyahud pujilah Alaah SWT dan lakukanlah dengan baik, bacalah salawat kepadaku dan perbaikilah bacaan itu, serta  atas para Nabi lainnya. Mintalah ampunan dari Allah SWT untuk orang mukmin, laik-laki dan perempuan, dan untuk semua saudara-saudaramu yang telah mendahuluimu dengan membawa iman. Lantas dipenghujung bacaan itu bacalah doa, ” Ya Allah, rahmatilah aku dengan meninggalkan semua maksiat selamanya, seumur hidupku, Anugerahilah aku agar bisa memaksa diriku untuk meninggalkan hal yang tidak berguna bagiku. Berilah aku penglihatan yang baik tentang hal yang Engkau ridhai dariku. Ya Allah, Maha Pengatur langit dan bumi, Pemilik keagungan, kemuliaan, dan keluhuran yang tidak pernah sirna. Aku memohon kepada Mu ya Allah, Yang Maha Penyayang, dengan keagunganMu dan cahaya Zat Mu, teguhkanlah hatiku untuk selalu bisa menghafal KitabMu sebagaimana Engkau mengajari ku. Berilah aku pertolongan untuk bisa membacanya sebagaimana yang Engkau ridhai dariku. Ya Allah, Maha Pengatur langit dan bumi, Pemilik keagungan, kemuliaan dan keluhuran yang tak akan pernah sirna, aku memohon kepadaMu agar Engkau menerangi penglihatanku dengan KitabMu, Engkau menuntun lisanku dengannya, Engkau melapangkan jiwaku dengannya dan Engkau basuh badanku dengan kitabMu. Tak ada yang bisa menolongku berbuat kebenaran melainkan Engkau. Tak ada yang bisa mendatangkan kebenaran selain Engkau. Tak ada daya dan kekuatan melainkan dengan pertolonganMu ya Allah yang Maha mulia,dan Agung. Wahai Aba Husain, lakukanlah itu selama tiga, lima, tujuh jum’at maka akan terkabulkan dengan seizin Allah. Demi Allah yang mengutusku dengan hak, samasekali Allah tidak pernah menyesatkan orang mukmin.”

Abdullah ni Abbas mengatakan, “Demi Allah, Ali hanya hafal lima atau tujuh ayat, hingga dia menemui Rasulullah SAW, di majelis semisal itu, lantas Ali Berkata, “Ya Rasulullah, sebenarnya aku kemarin hanya mendapatkan sekitar empat ayat. tatkala Anda membacakan keempat ayat itu untukku, semuanya hilang, Sedangkan hari ini aku telah belajar kurang lebih empat puluh ayat. Saat anda membacakannya kepadaku seolah-olah kitab Allah SWT berada di depan mataku. Aku telah mendengar satu hadist, lalu manakala aku mengulanginya aku tidak bisa. Sedangkan hari ini  aku telah mendengar banyak hadis, sehingga di saat anda mengucapkannya tak satu hurufpun yang aku lewatkan. Lantas Rasulullah SAW bersabda kepadanya, ” Percayalah, DemiZat yang menjaga Ka’bah wahai Abul Hasan ” (HR AtTirmidzi dan Al Hakim).

Al Hafizh Al Mundziri dalam At Targhib wa at Tarhib mengatakan, Al Hakim meriwayatkan…. hanya saja dia mengatakan, “Di rakaat kedua membaca AlFatihah dan As Sajdah dan di rakaat ketiga Al Fatihah dan Ad Dukhan.” Riwayat ini berkebalikan dengan riwayat At Tirmidzi, sementara itu, dalam doa redaksinya adalah, “Agar engkau membuat tubuhku menyibukkan diri (tasyaghila) dengan kitabMu,” sebagai ganti kata tasta’mila. Hal ini juga terdpat dalam sebagian naskah at Tirmidzi. Makna keduanya sama.

7. Dari Ibnu Abbas Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa salat empat rakaat setelah shalat isya di akhir malam, pada dua rakaat pertama membaca Al Kafirun dan Al Ikhlas, serta As Sajdah dan Al Mulk di dua rakaat terakhir, maka dicatat untuknya seperti melakukan salat empat rakaat pada malam Lailatul Qadar.” (HR ath Thabrani dan Al Baihaqi)

Setelah kita mengetahui keutamaan surah Al Mulk, dapat memotivasi kita untuk mulai mengamalkannya. Semoga kita semakin mencintai Al Qur’an dan menjadikan kita selalu dalam lindungan Allah SWT, semoga bermanfaat.

Dikutip dari :

Mukjizat Surah-Surah Al Qur’an oleh Hasan bin Ali As Saqqaf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s