PENYAKIT YANG SERING MENYERANG PADA MUSIM HUJAN

Banjir di Permukiman

Gambar 1. Banjir di Permukiman Penduduk

MOHON MAAF, BLOG SAYA SUDAH BERPINDAH KE ALAMAT http://www.dwikusuma.com

Musim hujan telah mencapai puncaknya pada bulan januari 2014.  Setiap kali membaca surat kabar dan melihat televisi hampir isinya mengenai bencana banjir dan tanah longsor yang disebabkan tingginya curah hujan. Hampir di seluruh penjuru negeri ini terkena dampak dari tingginya intensitas hujan. Disamping kita prihatin terhadap terjadinya bencana yang menimpa, kita perlu mengantisipasi timbulnya penyakit yang sering menyerang pada saat musim hujan datang. Berikut ini adalah beberapa penyakit yang harus  anda waspadai:

1. Diare, Pada musim hujan dengan curah hujan yang tinggi dan potensi banjir meningkat, sumber-sumber air bersih masyarakat, khususnya sumber air minum dari sumur dangkal, akan tercemar.  Di lokasi pengungsian biasanya fasilitas dan sarana serba terbatas, termasuk ketersediaan air bersih. Hal tersebut  berpotensial menimbulkan penyakit diare.

2. Demam Berdarah, Pada saat musim hujan, biasanya akan terjadi peningkatan tempat bagi aedes aegypti, yaitu nyamuk penular penyakit demam berdarah. Hal itu karena saat musim hujan banyak sampah, misalnya kaleng bekas, ban bekas serta tempat-tempat tertentu yang terisi air dan genangan untuk beberapa waktu. Genangan air tersebut menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk tersebut. Peningkatan populasi nyamuk akan meningkatkan resiko penyakit demam berdarah.

2. Demam Berdarah, Pada saat musim hujan, biasanya akan terjadi peningkatan tempat bagi aedes aegypti, yaitu nyamuk penular penyakit demam berdarah. Hal itu karena saat musim hujan banyak sampah, misalnya kaleng bekas, ban bekas serta tempat-tempat tertentu yang terisi air dan genangan untuk beberapa waktu. Genangan air tersebut menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk tersebut. Peningkatan populasi nyamuk akan meningkatkan resiko penyakit demam berdarah.

3. Leptospirosis, Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang disebut leptospira, dan termasuk salah satu penyakit zoonosis karena ditularkan melalui hewan. Di Indonesia hewan penular utama adalah tikus, melalui kotoran dan air kencingnya. Pada musim hujan, terutama saat terjadi banjir, maka tikus-tikus yang tinggal di liang-liang tanah akan keluar menyelamatkan diri. Tikus tersebut akan berkeliaran di sekitar manusia, di mana kotoran dan air kencingnya bercampur dengan air banjir tersebut. Seseorang yang memiliki luka, kemudian terendam air banjir yang sudah tercampur dengan kotoran/kencing tikus yang mengandung bakteri lepstopira, maka akan berpotensi terinfeksi bakteri leptospira.

4. Penyakit Kulit, Penyakit ini biasanya dipicu karena banyak genangan air yang membawa sampah akibat terseret arus banjir. sampah tersebut akan menimbulkan membawa bakteri jika tidak segera dibersihkan. Penyakit kulit yang sering timbul adalah gatal-gatal, infeksi ataupun alergi  lainnya akibat jamur dan bakteri yang tumbuh di tempat lembab dan kotor.

5. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penyebab penyakit ini disebabkan oleh bakteri, virus dan berbagai mikroba lain. Gejala utama dapat berupa batuk dan demam, kalau berat, dapat disertai sesak napas, nyeri dada. Pada saat terjadi banjir, biasanya warga dengan berbagai riwayat kesehatan yang tidak sama berkumpul di satu tempat  yaitu penampungan pengungsian.  Hal tersebut menyebabkan rawan terserang penyakit infeksi saluran pernafasan, dikarenakan  fasilitas sangat terbatas dan sirkulasi udara yang tidak sehat.

6. Influenza, Penyakit ini mudah timbul jika terjadi penurunan daya tahan tubuh, akibat musim hujan berkepanjangan dan  hawa dingin  apalagi jika penderita kecapekan atau kurang istirahat.

Pencegahan yang harus dilakukan untuk menghindari atau meminimalisir terserang dari penyakit tersebut di atas, dapat dilakukan beberapa hal:

1. Cuci tangan dengan menggunakan sabun setiap kali akan makan atau minum, cebok setelah buang hajat dan cucilah tangan dengan sabun setelahnya.

2. Jagalah Kebersihan Lingkungan, jika saluran drainase tersumbat oleh sampah atau sekitar rumah terdapat tumpukan sampah yang terhanyut akibat banjir,  segeralah bersihkan. Jangan biarkan sampah tersebut mengendap terlalu lama di sekitar anda karena akan menimbulkan banyak bakteri dan  hewan pembawa virus penyakit berkembang biak. Jika anda menemukan kaleng atau genangan air sebaiknya segera ditimbun agar tidak menyebabkan genangan air tempat berkembang biaknya nyamuk.

3. Jaga Pola Hidup Sehat, Makan dan minum  yang teratur, makanan yang bersih dan sehat, air minum harus direbus dan  istirahat yang cukup.

4. Sediakan Penangkal Sebelum Penyakit Menyerang, Meningkatnya jumlah genangan air akibat banjir berati meningkat pula populasi nyamuk. Jika lingkungan rumah kita bersih, belum tentu tetangga kita melakukan hal yang sama. Sehingga tidak ada salahnya jika kita selalu sediakan abate untuk dilarutkan pada bak penampungan yang ada di rumah, sediakan obat nyamuk untuk melindungi keluarga kita dari gigitan nyamuk. Usir dan bunuh tikus dengan obat atau alat yang sesuai fungsinya untuk menghalau tikus. Sediakan minyak atau lotion untuk mengobati penyakit kulit yang timbul. Sediakan masker jika berkumpul atau berkunjung ke tempat pengungsian.  Sediakan multivitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Marilah kita jaga kebersihan dan kesehatan lingkungan untuk mengurangi resiko terserang penyakit tersebut, semoga tulisan ini bermanfaat.

Note : Jadilah pembaca yang baik, jika anda menganggap tulisan saya bermanfaat silahkan dicopy atau anda sebar luaskan. Tentunya tetap mencantumkan sumbernya. Hargailah kekayaan intelektual seseorang, maka orang lain pun akan menghormati anda.

Sumber :

liputan6.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s