ABU VULKANIK LETUSAN GUNUNG KELUD MENGGUYUR BEBERAPA DAERAH

MOHON MAAF, BLOG SAYA SUDAH BERPINDAH KE ALAMAT http://www.dwikusuma.com Apabila Anda ingin komentar anda mendapat tanggapan dari saya, silahkan kunjungi http://www.dwikusuma.com  kita akan berjumpa lagi di blog tersebut.

Hari Kamis tanggal 13 Februari 2014 berkisar pukul 11 malam dikabarkan di media elektronik bahwa Gunung Kelud meletus. Gunung yang berada di Pripinsi Jawa Timur tersebut tercatat pernah meletus pada Tahun 1919, kemudian menunjukkan aktivitas pada Tahun 2007 tetapi urung meletus.

Abu Vulkanik pada Mobil

Gambar 1. Abu Vulkanik di Yogyakarta

Keesokan harinya, pada hari Jum’at tanggal 14 Februari 2014 ramai diberitakan bahwa abu vulkanik Gunung Kelud tersebut mengguyur beberapa daerah di wilayah Propinsi Jawa Tengah, DIY, bahkan Jawa Barat. 3 (tiga) Bandara terpaksa ditutup dan menunda jadwal penerbangan akibat abu vulkanik yang menghalangi jarak pandang. Ketiga bandara tersebut adalah Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta; Bandara Adi Sumarno, Solo dan Bandara Juanda, Surabaya. Hal yang sama juga terjadi di Kabupaten tempat saya tinggal, yaitu di Kabupaten Blora.  Abu vulkanik yang halus bertebaran di udara. Awalnya tidak menyadari adanya abu vulkanik, hanya saja suasana mendung menyelimuti Kabupaten Blora sejak pagi. Abu vulkanik baru diketahui ketika  terlihat butiran halus menempel pada jok motor dan body mobil yang terparkir di halaman  kantor. Fenomena ini menarik perhatian untuk memperhatikan lebih cermat materi udara yang ada disekitar kantor, terlihat butiran-butiran halus bertebaran di udara.

Abu Vulkanik Menempel pada Kendaraan

Gambar 2. Abu Vulkanik Menempel pada Kendaraan

Material halus hasil erupsi gunung berapi ini harus diwaspadai. Jika debu biasa saja dapat mengganggu kesehatan pernafasan kita, terlebih lagi abu vulkanik. Kandungan SiO2 (Silika) dalam abu vulkanik dapat mengakibatkan gangguan pernafasan akut dan kronik. Efek akut terbagi menjadi iritasi saluran napas, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), atau kesulitan bernapas pada penderita gangguan paru sebelumnya seperti penyakit asma. Sementara itu, efek kronik terjadi setelah paparan bertahun-tahun. Hal ini ditandai adanya penumpukan abu silika dalam paru, yang disebut silikosis. Penderita akan mengalami penurunan fungsi paru dan penyakit paru obstruktif kronik. Efek merugikan dari debu vulkanik bagi kesehatan pernafasan bisa dicegah dengan penggunaan masker khusus. Gunakan masker, hal tersebut akan mencegah masuknya abu vulkanik dalam saluran pernafasan.

Jika kendaraan  tertempel oleh abu vulkanik, sebaiknya jangan membersihkannya dengan cara mengelap langsung. Semprotlah terlebih dahulu abu vulkanik tersebut, karena jika tidak, maka kaca dan cat  body kendaraan anda akan tergores.

Sedangkan untuk adik-adik yang sedang menimba ilmu di fakultas teknik sipil, melimpahnya abu vulkanik ini sebaiknya dapat dimanfaatkan. Seperti yang kita ketahui bersama, abu vulkanik merupakan pozzolan alami, di mana di dalamnya terkandung SiO2 (Silika). Bahan ini merupakan komposisi dominan pada Semen type I dan type II yaitu tricalcium silicate dan dicalcium silicate. Karena bahan alami ini tidak ada di toko bahan bangunan manapun, ada baiknya dikumpulkan dan digunakan sebagai bahan tamban atau dikombinasikan pada penelitian.

Note : Jadilah pembaca yang baik, jika anda menganggap tulisan saya bermanfaat silahkan dicopy atau anda sebar luaskan. Tentunya tetap mencantumkan sumbernya. Hargailah kekayaan intelektual seseorang, maka orang lain pun akan menghormati anda.

Thursday, February 13, 2014 at 11 pm reportedly ranged in electronic media that Kelud erupted. Mountain located in the province of East Java recorded erupted in the year 1919, then showed activity in 2007 but failed to explode.

The next day, on Friday, February 14, 2014 reported that the volcanic ash Kelud flushed several areas in Central Java, Yogyakarta, West Java even. 3 (three) Airport was forced to close and delay the flight schedule due to volcanic ash blocking visibility. All three airports are Adisucipto Airport, Yogyakarta; Adi Sumarno Airport, Solo and Juanda Airport, Surabaya. The same thing happened in the district where I live, which is in Blora. Scattered fine volcanic ash in the air. Initially unaware of the volcanic ash, it’s just cloudy atmosphere enveloped Blora since morning. New volcanic ash known as fine grains visible attached to the motorcycle seat and car body parked in the yard office. This phenomenon is interesting to observe more closely the materials that exist around the office air, looks fine granules scattered in the air.

Fine material from the eruption of this volcano to watch. If dust can interfere with normal breathing our health , especially volcanic ash . The content of SiO2 ( silica ) in volcanic ash can lead to acute and chronic respiratory disorders . Acute effects are divided into respiratory irritation , acute respiratory infections, or difficulty breathing in patients with previous pulmonary disorders such as asthma . Meanwhile, the chronic effects occur many years after exposure . It is characterized by the buildup of silica dust in the lungs , which is called silicosis . Patients will experience a decline in lung function and chronic obstructive pulmonary disease . Adverse effects of volcanic dust for respiratory health can be prevented with the use of special masks . Use a mask , it will prevent the entry of volcanic ash in the respiratory tract .

If the vehicle stuck by the volcanic ash , you should not clean it by wiping direct way . Spray the first volcanic ash , because if not , then the glass and the body paint of your vehicle will be scratched .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s